Sale!

Harga Strainer Nozzle K1

Original price was: Rp220.000.Current price is: Rp141.300.

  • Nama Produk: KSH K1 Strainer Nozzle
  • Ukuran Ulir: 3/4″ NPT
  • Celah (Slot): 0,2 mm
  • Material: Engineering Plastic
  • Aplikasi: Sand Filter, Carbon Filter, Softener, dan Multimedia Filter

KSH K1 Strainer Nozzle adalah komponen nozzle filter yang dirancang untuk membantu proses distribusi dan pengumpulan aliran pada sistem filtrasi. Bentuk nozzle memungkinkan air melewati bagian celah penyaringan, sementara media filter tetap tertahan di dalam area filtrasi.

KSH K1 Strainer Nozzle 3/4″ 0,2 mm NPT menggunakan koneksi berulir NPT berukuran 3/4 inch. Ukuran tersebut membuat produk dapat dipertimbangkan untuk berbagai konstruksi sistem filter yang menggunakan sambungan dengan standar ulir NPT.

Salah satu bagian yang menjadi perhatian adalah bukaan nozzle sebesar 0,2 mm. Bukaan tersebut berfungsi sebagai jalur lewatnya air sekaligus membantu menahan partikel media filter agar tidak terbawa ke sistem berikutnya.

Dalam sistem filter, strainer nozzle memiliki peran yang cukup penting. Media seperti pasir silika, karbon aktif, manganese media, atau media filtrasi lainnya perlu ditahan agar tetap berada pada ruang filter. Tanpa sistem underdrain yang sesuai, media dapat masuk ke jalur outlet dan mengganggu kualitas air maupun komponen downstream.

Karena itu, menentukan Harga Strainer Nozzle K1 sebaiknya tidak dilakukan hanya berdasarkan nominal harga per unit. Pembeli perlu melihat kesesuaian dimensi, ukuran koneksi, bukaan nozzle, jumlah kebutuhan, desain manifold, dan jenis media filter yang digunakan.

Mengapa Strainer Nozzle Penting dalam Filter?

Strainer nozzle bekerja sebagai salah satu bagian dari sistem underdrain. Posisi dan jumlah nozzle biasanya disesuaikan dengan desain vessel, luas area filtrasi, jenis media, serta kebutuhan distribusi aliran.

Ketika proses backwash dilakukan, aliran air dapat diarahkan melalui sistem nozzle untuk membantu mendistribusikan air ke area media filter. Desain underdrain yang tepat dapat membantu membuat distribusi aliran lebih merata.

Pada saat filtrasi normal, air bergerak melewati media filter dan kemudian dikumpulkan melalui sistem underdrain. Strainer nozzle menjadi titik peralihan antara area media dengan jalur pengumpulan air.

Inilah alasan mengapa komponen kecil seperti nozzle tetap perlu mendapatkan perhatian serius dalam pembangunan atau renovasi sistem filter. Kesalahan pemilihan nozzle dapat memengaruhi performa keseluruhan sistem.

Pilihan untuk Kebutuhan Pengadaan Proyek

Bagi perusahaan yang sedang mengerjakan proyek water treatment, pengadaan Strainer Nozzle K1 biasanya membutuhkan jumlah unit yang cukup banyak. Kebutuhan tersebut dapat berbeda-beda berdasarkan diameter tangki, desain manifold, jumlah titik nozzle, serta konfigurasi sistem.

Pembelian dalam jumlah sesuai kebutuhan proyek dapat membantu mempermudah proses instalasi. Sebelum melakukan pemesanan, sebaiknya siapkan data teknis sistem agar spesifikasi nozzle dapat dicocokkan secara tepat.

Starinernozzle.com dapat menjadi pilihan bagi Anda yang membutuhkan informasi produk dan penawaran untuk KSH K1 Strainer Nozzle 3/4″ 0,2 mm NPT.

Spesifikasi Produk

Detail Spesifikasi KSH K1 Strainer Nozzle

Spesifikasi teknis menjadi dasar penting sebelum menentukan Harga Strainer Nozzle K1. Dengan mengetahui ukuran koneksi dan bukaan nozzle, pengguna dapat menyesuaikan produk dengan sistem filtrasi yang telah tersedia.

ParameterSpesifikasi
Nama ProdukKSH K1 Strainer Nozzle
TipeK1
Ukuran Koneksi3/4 inch
Jenis UlirNPT Male
Ukuran Bukaan0,2 mm
FungsiStrainer / Underdrain Nozzle
AplikasiSistem filtrasi dan pengolahan air
InstalasiManifold / sistem underdrain filter

Spesifikasi di atas menjadi acuan dasar dalam menentukan kecocokan produk. Untuk kebutuhan proyek tertentu, pengguna sebaiknya melakukan pengecekan kembali terhadap gambar teknis, ukuran manifold, konfigurasi tangki, serta jumlah nozzle yang diperlukan.

Koneksi 3/4 Inch NPT

Koneksi 3/4 inch NPT merupakan salah satu bagian penting dari produk ini. Jenis koneksi harus diperhatikan karena nozzle akan terhubung dengan sistem perpipaan atau manifold di dalam filter.

Penggunaan sambungan yang sesuai membantu proses pemasangan menjadi lebih praktis. Selain itu, kecocokan ulir dapat membantu mengurangi risiko pemasangan yang tidak sempurna.

Sebelum membeli, pastikan sistem yang digunakan memang kompatibel dengan koneksi NPT 3/4 inch. Jangan hanya mengandalkan ukuran nominal karena standar ulir dan jenis koneksi tetap perlu diperiksa.

Bukaan 0,2 mm

Salah satu karakteristik utama KSH K1 adalah ukuran bukaan 0,2 mm. Bukaan ini menjadi bagian dari mekanisme penyaringan pada nozzle.

Dalam sistem filter media, bukaan nozzle perlu dipilih dengan mempertimbangkan ukuran dan karakteristik media. Tujuannya adalah menjaga agar media tetap berada di dalam vessel ketika air keluar melalui sistem underdrain.

Ukuran bukaan juga perlu dipertimbangkan bersama kondisi operasi, debit air, tekanan, dan desain sistem. Karena itu, pemilihan nozzle idealnya menjadi bagian dari perencanaan sistem filtrasi secara keseluruhan.

Ukuran Nozzle dan Desain Sistem

Tidak semua sistem filtrasi membutuhkan nozzle dengan konfigurasi yang sama. Jumlah nozzle, pola pemasangan, jarak antar-nozzle, dan desain manifold dapat memengaruhi distribusi aliran.

Untuk proyek baru, perhitungan sebaiknya dilakukan sejak tahap desain. Sementara untuk penggantian nozzle pada sistem existing, ukuran nozzle lama dan tipe koneksi perlu diperiksa sebelum pembelian.

Langkah sederhana ini dapat mengurangi risiko membeli produk yang secara ukuran terlihat serupa tetapi tidak kompatibel dengan instalasi.

Pentingnya Memeriksa Spesifikasi Sebelum Membeli

Mencari Harga Strainer Nozzle K1 memang penting, tetapi kecocokan teknis harus tetap menjadi prioritas. Harga yang lebih murah tidak memberikan keuntungan apabila produk tidak dapat dipasang pada sistem.

Beberapa informasi yang sebaiknya disiapkan sebelum melakukan pemesanan meliputi ukuran sambungan, tipe ulir, diameter manifold, jumlah nozzle, jenis media filter, debit filtrasi, serta kebutuhan sistem backwash.

Dengan data tersebut, proses konsultasi dan pengadaan dapat berlangsung lebih efektif.

Keunggulan

Bukaan Nozzle 0,2 mm untuk Sistem Filtrasi

KSH K1 memiliki bukaan 0,2 mm yang dapat digunakan untuk membantu menahan media filter pada sistem underdrain. Bukaan yang relatif kecil menjadi salah satu pertimbangan ketika nozzle digunakan pada aplikasi filtrasi dengan media tertentu.

Pemilihan bukaan tetap harus disesuaikan dengan ukuran media dan desain filter. Dengan konfigurasi yang tepat, nozzle dapat membantu menjaga media tetap berada pada ruang filtrasi.

Koneksi NPT 3/4 Inch

Koneksi NPT 3/4 inch membuat produk mudah diidentifikasi dan disesuaikan dengan sistem yang menggunakan standar sambungan tersebut.

Bagi teknisi dan kontraktor, informasi koneksi yang jelas sangat membantu ketika menentukan kebutuhan pengadaan. Hal ini juga memudahkan proses pemeriksaan sebelum instalasi.

Cocok untuk Sistem Underdrain

Strainer nozzle merupakan salah satu komponen yang umum digunakan dalam konstruksi underdrain. Komponen ini ditempatkan pada bagian bawah area media filter untuk membantu proses pengumpulan dan distribusi aliran.

Pada sistem tertentu, nozzle juga dapat digunakan untuk mendukung distribusi air saat backwash. Detail konfigurasi tetap bergantung pada desain vessel dan sistem perpipaan yang digunakan.

Membantu Menjaga Media Filter

Media filter perlu dipertahankan pada area yang telah ditentukan. Ketika media terbawa ke outlet, kondisi tersebut dapat menyebabkan kehilangan media dan berpotensi mengganggu sistem setelahnya.

Penggunaan nozzle dengan bukaan yang sesuai dapat membantu menjaga media filter tetap berada pada ruang filtrasi. Karena itu, pemilihan Strainer Nozzle K1 menjadi bagian penting dari sistem filtrasi.

Praktis untuk Penggantian Komponen

Pada sistem yang sudah beroperasi, nozzle dapat mengalami kebutuhan penggantian karena faktor umur pakai, kerusakan mekanis, perubahan desain, atau kegiatan maintenance.

Dengan mengetahui spesifikasi nozzle yang digunakan, proses pengadaan replacement dapat dilakukan dengan lebih terarah. KSH K1 dapat dipertimbangkan apabila ukuran dan koneksinya sesuai dengan instalasi existing.

Mendukung Kebutuhan Proyek Water Treatment

Kontraktor water treatment sering membutuhkan komponen dalam jumlah tertentu untuk proyek baru maupun maintenance. Strainer nozzle menjadi salah satu komponen yang perlu dihitung berdasarkan desain sistem.

Pengadaan sejak awal dapat membantu menghindari keterlambatan instalasi akibat komponen underdrain belum tersedia. Untuk itu, sebaiknya kebutuhan nozzle dihitung bersamaan dengan kebutuhan pipa manifold dan media filter.

Pertimbangan Harga yang Lebih Tepat

Harga Strainer Nozzle K1 sebaiknya dinilai berdasarkan kebutuhan dan spesifikasi, bukan hanya harga satuan. Produk dengan spesifikasi yang tepat dapat memberikan nilai lebih karena sesuai dengan kebutuhan sistem.

Untuk pembelian proyek, harga juga dapat dipengaruhi oleh jumlah unit, kebutuhan pengiriman, serta spesifikasi pengadaan. Oleh sebab itu, Anda dapat meminta penawaran sesuai jumlah kebutuhan aktual.

Aplikasi Penggunaan

Filter Air Bersih

KSH K1 Strainer Nozzle dapat dipertimbangkan untuk sistem filter air bersih yang menggunakan media filtrasi. Nozzle berperan sebagai bagian dari sistem underdrain untuk membantu proses pengumpulan air hasil filtrasi.

Pada aplikasi ini, pemilihan nozzle perlu disesuaikan dengan jenis media dan desain filter.

Water Treatment Plant

Dalam fasilitas pengolahan air, sistem filtrasi merupakan salah satu tahapan penting untuk menghasilkan air dengan kualitas sesuai kebutuhan proses.

Strainer nozzle dapat menjadi bagian dari konstruksi filter media. Pemasangannya biasanya dikombinasikan dengan manifold dan media filtrasi sesuai desain instalasi.

Instalasi Pengolahan Air Limbah

Pada beberapa konfigurasi pengolahan air limbah, sistem filtrasi digunakan sebagai proses lanjutan setelah tahapan biologis atau kimia.

Nozzle dapat digunakan sebagai bagian dari underdrain pada filter tertentu. Penggunaannya harus disesuaikan dengan karakteristik air, media filter, debit, dan desain sistem.

Filter Multimedia

Filter multimedia dapat menggunakan lebih dari satu jenis media untuk membantu proses penyisihan kontaminan. Karena media berada dalam vessel, sistem underdrain dibutuhkan untuk menahan media sekaligus mengumpulkan air.

KSH K1 dapat digunakan pada sistem yang kompatibel dengan spesifikasi koneksi dan bukaan nozzle.

Filter Pasir

Filter pasir merupakan salah satu aplikasi yang umum ditemukan pada sistem pengolahan air. Media pasir ditempatkan di dalam vessel dan air dialirkan melewati lapisan tersebut.

Pada bagian bawah filter, sistem underdrain berfungsi mengumpulkan air setelah melewati media. Strainer nozzle dapat menjadi salah satu komponen pada sistem tersebut.

Filter Karbon Aktif

Filter karbon aktif digunakan dalam berbagai proses pengolahan air. Karbon aktif berfungsi sebagai media adsorpsi untuk membantu mengurangi senyawa tertentu dari air.

Sistem underdrain diperlukan agar media tetap berada di dalam vessel. Nozzle yang digunakan perlu memiliki spesifikasi sesuai dengan karakteristik media dan desain filter.

Filter Manganese Media

Media berbasis manganese dapat digunakan dalam pengolahan air untuk membantu menangani parameter tertentu seperti besi dan mangan.

Ketika media ditempatkan di dalam filter vessel, nozzle menjadi bagian yang mendukung sistem underdrain. Pemilihan bukaan harus memperhatikan ukuran media yang digunakan.

Sistem Backwash

Backwash merupakan proses pembalikan arah aliran untuk membantu membersihkan media filter dari kotoran yang terakumulasi.

Dalam sistem tertentu, nozzle juga berperan dalam distribusi aliran ketika proses backwash berlangsung. Karena itu, desain underdrain perlu diperhitungkan berdasarkan kebutuhan filtrasi dan backwash.

Penggantian Nozzle Filter Existing

Jika sistem filter telah digunakan dalam jangka waktu tertentu dan membutuhkan maintenance, pemeriksaan kondisi nozzle dapat dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan media filter serta manifold.

Apabila nozzle mengalami kerusakan atau membutuhkan replacement, spesifikasi komponen lama dapat digunakan sebagai acuan. Pastikan koneksi dan bukaan produk pengganti sesuai dengan desain instalasi.

Proyek Kontraktor IPAL dan Water Treatment

Kontraktor membutuhkan komponen yang mudah disesuaikan dengan desain proyek. Strainer nozzle merupakan salah satu bagian yang perlu masuk dalam daftar material apabila sistem menggunakan filter dengan underdrain nozzle.

Untuk kebutuhan proyek, pembelian sebaiknya dilakukan berdasarkan Bill of Quantity atau gambar desain agar jumlah yang dipesan sesuai dengan kebutuhan.

Instalasi Industri

Berbagai industri membutuhkan pengolahan air untuk proses produksi maupun utilitas. Sistem filtrasi dapat digunakan pada tahap pretreatment, polishing, maupun pengolahan air proses.

KSH K1 dapat dipertimbangkan untuk aplikasi industri selama spesifikasi produk sesuai dengan desain filter yang digunakan.

Cara Menentukan Harga Strainer Nozzle K1 yang Tepat

Mencari harga terbaik tidak berarti hanya mencari produk dengan nominal paling rendah. Untuk kebutuhan industri, harga perlu dibandingkan dengan spesifikasi dan kesesuaian produk terhadap sistem.

Pertama, tentukan jumlah nozzle yang dibutuhkan. Jumlah tersebut biasanya mengikuti diameter vessel, desain underdrain, dan pola pemasangan.

Kedua, periksa ukuran koneksi. KSH K1 menggunakan koneksi 3/4 inch NPT, sehingga sistem harus memiliki sambungan yang kompatibel.

Ketiga, periksa ukuran bukaan. Produk ini menggunakan bukaan 0,2 mm. Pastikan ukuran tersebut sesuai dengan karakteristik media filtrasi.

Keempat, perhatikan jenis aplikasi. Sistem filter air bersih, filter multimedia, filter karbon, dan aplikasi lainnya dapat memiliki kebutuhan desain yang berbeda.

Kelima, apabila pembelian dilakukan dalam jumlah besar, mintalah penawaran harga berdasarkan quantity. Hal tersebut dapat membantu perusahaan memperoleh perhitungan biaya pengadaan yang lebih akurat.

Mengapa Membeli KSH K1 Strainer Nozzle?

Memilih produk berdasarkan spesifikasi dapat membantu mengurangi risiko ketidaksesuaian pada saat instalasi. KSH K1 menawarkan konfigurasi yang jelas, yaitu koneksi 3/4 inch NPT dan bukaan 0,2 mm.

Produk ini dapat dipertimbangkan untuk berbagai kebutuhan sistem filtrasi yang menggunakan konstruksi underdrain nozzle. Namun, kecocokan tetap perlu dikonfirmasi berdasarkan desain sistem yang akan digunakan.

Bagi perusahaan yang sedang melakukan pembangunan filter baru, replacement nozzle, atau maintenance sistem water treatment, informasi teknis tersebut dapat menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan.

Tips Membeli Strainer Nozzle K1 untuk Proyek

Sebelum melakukan pemesanan, siapkan informasi teknis proyek. Data seperti diameter vessel, jumlah nozzle, ukuran manifold, jenis media, debit filtrasi, dan kebutuhan backwash akan sangat membantu.

Jika pembelian dilakukan untuk replacement, dokumentasikan ukuran nozzle lama. Periksa jenis ulir dan ukuran koneksi agar produk baru dapat dipasang tanpa masalah kompatibilitas.

Untuk pembelian dalam jumlah besar, lakukan perhitungan quantity sejak awal. Dengan begitu, kebutuhan material dapat dimasukkan ke dalam perencanaan proyek secara lebih akurat.

Pastikan juga Anda membeli dari supplier yang dapat memberikan informasi produk dengan jelas. Spesifikasi yang transparan membantu pengguna melakukan verifikasi sebelum melakukan pembelian.

Pesan KSH K1 Strainer Nozzle 3/4″ 0,2 mm NPT

Jika Anda sedang mencari Harga Strainer Nozzle K1, KSH K1 Strainer Nozzle 3/4″ 0,2 mm NPT dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan sistem filtrasi dan underdrain yang kompatibel.

Produk ini memiliki spesifikasi utama berupa koneksi 3/4 inch NPT dan bukaan 0,2 mm. Konfigurasi tersebut dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam berbagai proyek water treatment, filter media, serta kebutuhan replacement.

Untuk mendapatkan penawaran yang sesuai, sampaikan jumlah unit yang dibutuhkan dan spesifikasi sistem kepada tim penjualan. Dengan informasi tersebut, proses pengadaan dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek.

Kesimpulan

Harga Strainer Nozzle K1 perlu dipertimbangkan bersama spesifikasi dan kebutuhan sistem filtrasi. KSH K1 Strainer Nozzle 3/4″ 0,2 mm NPT merupakan komponen yang dapat digunakan pada sistem underdrain untuk membantu proses pengumpulan dan distribusi aliran.

Dengan koneksi 3/4 inch NPT serta bukaan 0,2 mm, produk ini dapat dipertimbangkan untuk berbagai aplikasi filtrasi yang membutuhkan nozzle dengan konfigurasi tersebut.

 

Hubungi Sekarang untuk Pemesanan!

Butuh informasi lebih lanjut atau ingin melakukan pemesanan?

Hubungi kami: 0813-3535-3290
Kunjungi situs resmi kami di: strainernozzle.com
Tersedia pengiriman ke seluruh Indonesia.

WhatsApp